Sebenarnya anggapan-anggapan seperti itu harus di hilangkan, padahal dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari statistik sangat berperan aktif dalam mengatur semua kegiatan yang kita lakukan, Ditegaskan pula dari buku statistika ekonomi karangan Sri Mulyono (2003), bahwa dalam mempelajari statistika kita dibantu untuk menjelaskan hubungan antar variabel, membuat keputusan yang lebih baik, mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi dan membuat rencana serta ramalan.
Beberapa
contoh bahwa statistik sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari
misalnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan ilmu
statistika untuk mengatur berapa jumlah pengeluaran kita yang
disesuaikan dengan pendapatan yang kita peroleh, lalu memilih barang
yang mana yang akan kita beli, dan lainnya yang pada akhirnya
membutuhkan keputusan terbaik yang akan kita ambil. Begitu pula dengan
bidang yang lainnya, membantu memutuskan keputusan yang harus diambil
secara tepat.
Menurut Sri Mulyono (2003)
bahwa dalam menyelesaikan permasalahan secara statistik harus digunakan
pendekatan ilmiah yang terdiri dari beberapa tahap, diantaranya:
1. Mengidentifikasi masalah
Harus
dipahami bahwa pemahaman dan pengidentifikasian haruslah dengan teliti
dan benar. Sering dilaporkan bahwa kesalahan kesimpulan paling banyak
disebabkan karena kesalahan mengidentifikasi persoalan.
2. Pengumpulan fakta
Data
harus dikumpulkan dengan tepat dan selengkap mungkin yang berhubungan
dengan persoalan yang dihadapi. Sumber data dapat digolongkan dalam dua
kategori yaitu eksternal dan internal, data internal dapat ditemukan
pada bagian-bagian yang ada dalam suatu organisasi. Data eksternal
misalnya data yang diperoleh dari publikasi pemerintah, jurnal berkala
dan lain-lain.
3. Mengumpulkan data asli yang baru
Seringkali data yang diperlukan tidak tersedia pada sumber-sumber yang ada, karena itu harus dikumpulkan sendiri.
4. Klasifikasi data
Setelah
data dikumpulkan, tahap berikutnya adalah mengelompokkan fakta-fakta
sesuai dengan tujuan studi. Mengidentifikasikan data-data berdasarkan
kemiripan sifat-sifatnya dan menyusunnya ke dalam kelompok-kelompok
dinamakan klasifikasi.
5. Penyajian data
Ringkasan
informasi yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram dan ukuran-ukuran
deskriptif seperti rata-rata dan dispersi, membantu analisis dalam
menyampaikan hal-hal penting kepada pihak lain.
6. Analisis data
Jika
data dikumpulkan dari sampel, maka berdasarkan ukuran-ukuran deskriptif
yang telah dihitung dilakukan pendugaan nilai parameter populasi dan
pengujian asumsi parameter atau ciri-ciri populasi. Kemudian analisis
menafsirkan hasil pendugaan dan membuat kesimpulan atas hasil pengujian.
Bukan
hanya berperan dalam menetukan pengeluaran ekonomi kita sehari-hari,
statistic juga banyak diterapkan di bermacam-macam ilmu mulai dari ilmu
alam dan ilmu sosial maupun di bidang bisnis. Salah satu contoh dari
penerapan ilmu statistik terhadap bidang perekonomian yaitu perhitungan
pertumbuhan ekonomi, inflasi, jumlah uang beredar, tingkat kemiskinan,
jumlah pengangguran dan lainnya, sedangkan dalam bidang industri dapat
dicontohkan pada perhitungan jumlah produksi barang atau jasa yang
mencapai keuntungan maksimum, kapan waktu yang tepat untuk mengembangkan
produk baru atau menambah produksi, dalam bidang bisnis juga statistik
diterapkan antara lain, perhitungan indeks tendensi bisnis, perhitungan
dividen, peluang mendapatkan keuntungan jika menanamkan investasi di
saham dan lainnya.
Dapat
kita simpulkan bahwa peranan ilmu statistik sangatlah penting untuk
menentukan keputusan dalam kehidupan sehari-hari dengan secara tepat
sehingga menghasilkan sesuai dengan harapan kita.
sumber: http://ventydwie.blogspot.com/2011/06/peranan-statistik-dalam-kehidupan.html
No comments:
Post a Comment