Tuesday, January 1, 2013

Peranan Statistika dalan Kehidupan

Definisi dari statistika sendiri adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Mungkin juga dari kalian kalangan pelajar seperti SMA dan PT sudah terbayang dipikiran kalian bahwa statistik itu selalu berhubungan dengan perhitungan yang sangat rumit teori dan rumus dasarnya.

Sebenarnya anggapan-anggapan seperti itu harus di hilangkan, padahal dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari statistik sangat berperan aktif dalam mengatur semua kegiatan yang kita lakukan, Ditegaskan pula dari buku statistika ekonomi karangan Sri Mulyono (2003), bahwa dalam mempelajari statistika kita dibantu untuk menjelaskan hubungan antar variabel, membuat keputusan yang lebih baik, mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi dan membuat rencana serta ramalan.
 
Beberapa contoh bahwa statistik sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan ilmu statistika untuk mengatur berapa jumlah pengeluaran kita yang disesuaikan dengan pendapatan yang kita peroleh, lalu memilih barang yang mana yang akan kita beli, dan lainnya yang pada akhirnya membutuhkan keputusan terbaik yang akan kita ambil. Begitu pula dengan bidang yang lainnya, membantu memutuskan keputusan yang harus diambil secara tepat.
           
Menurut Sri Mulyono (2003) bahwa dalam menyelesaikan permasalahan secara statistik harus digunakan pendekatan ilmiah yang terdiri dari beberapa tahap, diantaranya:
1. Mengidentifikasi masalah
Harus dipahami bahwa pemahaman dan pengidentifikasian haruslah dengan teliti dan benar. Sering dilaporkan bahwa kesalahan kesimpulan paling banyak disebabkan karena kesalahan mengidentifikasi persoalan.
2. Pengumpulan fakta
Data harus dikumpulkan dengan tepat dan selengkap mungkin yang berhubungan dengan persoalan yang dihadapi. Sumber data dapat digolongkan dalam dua kategori yaitu eksternal dan internal, data internal dapat ditemukan pada bagian-bagian yang ada dalam suatu organisasi. Data eksternal misalnya data yang diperoleh dari publikasi pemerintah, jurnal berkala dan lain-lain.
3. Mengumpulkan data asli yang baru
Seringkali data yang diperlukan tidak tersedia pada sumber-sumber yang ada, karena itu harus dikumpulkan sendiri.
4. Klasifikasi data
Setelah data dikumpulkan, tahap berikutnya adalah mengelompokkan fakta-fakta sesuai dengan tujuan studi. Mengidentifikasikan data-data berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya dan menyusunnya ke dalam kelompok-kelompok dinamakan klasifikasi.
5. Penyajian data
Ringkasan informasi yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram dan ukuran-ukuran deskriptif seperti rata-rata dan dispersi, membantu analisis dalam menyampaikan hal-hal penting kepada pihak lain.
6. Analisis data                                                                          
Jika data dikumpulkan dari sampel, maka berdasarkan ukuran-ukuran deskriptif yang telah dihitung dilakukan pendugaan nilai parameter populasi dan pengujian asumsi parameter atau ciri-ciri populasi. Kemudian analisis menafsirkan hasil pendugaan dan membuat kesimpulan atas hasil pengujian.
 
Bukan hanya berperan dalam menetukan pengeluaran ekonomi kita sehari-hari, statistic juga banyak diterapkan di bermacam-macam ilmu mulai dari ilmu alam dan ilmu sosial maupun di bidang bisnis. Salah satu contoh dari penerapan ilmu statistik terhadap bidang perekonomian yaitu perhitungan pertumbuhan ekonomi, inflasi, jumlah uang beredar, tingkat kemiskinan, jumlah pengangguran dan lainnya, sedangkan dalam bidang industri dapat dicontohkan pada perhitungan jumlah produksi barang atau jasa yang mencapai keuntungan maksimum, kapan waktu yang tepat untuk mengembangkan produk baru atau menambah produksi, dalam bidang bisnis juga statistik diterapkan antara lain, perhitungan indeks tendensi bisnis, perhitungan dividen, peluang mendapatkan keuntungan jika menanamkan investasi di saham dan lainnya.
 
Dapat kita simpulkan bahwa peranan ilmu statistik sangatlah penting untuk menentukan keputusan dalam kehidupan sehari-hari dengan secara tepat sehingga menghasilkan sesuai dengan harapan kita.
 
sumber:  http://ventydwie.blogspot.com/2011/06/peranan-statistik-dalam-kehidupan.html

Thursday, December 27, 2012

Ilmu Aktuaria

Investasi

Aktuaris investasi cenderung mengkhususkan diri sebagai penasihat investasi baik kuantitatif atau dalam evaluasi dan pemantauan kinerja dana atau pengelolaan dana. Mereka cenderung untuk bekerja di bisnis seperti bank investasi atau broker saham atau dalam investasi atau sumber daya manusia departemen bisnis yang lebih besar.

Manajemen Risiko

Dari perspektif praktis benang merah yang berjalan melalui semua tiga cabang ilmu aktuaria adalah risiko: risiko mendefinisikan, menilai risiko, dan manajemen resiko pada akhirnya. Manajemen risiko di mana asuransi datang ke dalam bermain, Anda memilih untuk membayar di muka untuk sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan untuk derisk (de-resiko) acara. Dengan kata lain, Anda menganggap acara ini akan terjadi tetapi mengambil langkah-langkah di muka untuk meminimalkan dampak keuangan pada Anda, keluarga Anda, bisnis, dll

Menggunakan Statistik untuk Mengelola Risiko

Singkatnya suatu pekerjaan aktuaris itu adalah dengan menggunakan statistik untuk menentukan probabilitas dari sejumlah peristiwa masa depan. Informasi tersebut kemudian menjadi tersedia bagi mereka di posisi pengawas sehingga mereka dapat membuat keputusan tentang peristiwa masa depan (yaitu, mengasuransikan aset terhadap bencana atau mendirikan suku bunga diperlukan untuk dana pensiun untuk memenuhi kewajiban masa depan dan sebagainya).

From: http://onbonsai.com/201107/ilmu-aktuaria-metode-statistik-dalam-asuransi.htm